TENTANG KAMI

TENTANG KAMI


adjinugrahatehnik.com Adalah perusahaan yang bergerak dalam industri pengecoran logam (besi cor, ductile iron, alumunium) dan permesinan. Perusahaan ini berdiri di Jl.Kp Gaga, RT 03, RW 09, Kel Semanan, Kec Kalideres Jakarta barat, Indonesia oleh Bapak. Adji Nugraha.

Pada tahun 1978, Adji Nugraha Tehnik fokus dalam pembuatan Pulley V-Belt maupun Gigi Roda Stoom dari Cast Iron. Pada tahun 1992, Adji Nugraha Tehnik mulai bergerak dalam bidang usaha industri pengecoran logam yang memproduksi Gigi Roda Stoom Walls dengan spesifikasi Ductile Cast Iron.

Pada tahun 1996 hingga sekarang ini, Adji Nugraha Tehnik telah mengalami kemajuan yang dapat memproduksi segala macam permesinan dan sparepart mesin dengan harga yang relatif murah, sesuai dengan permintaan pelanggan dan bersedia menyuplai kebutuhan kontraktor anda.

Virus, Bakteri dan Penyakit Pada Puyuh




Virus, Bakteri dan Penyakit Pada Puyuh
Seperti unggas lainnya, puyuh juga amat rentan terhadap penyakit. Untuk itu pencegahan lebih diutamakan dibandingkan menyembuhkan. Apalagi jika terkena virus mematikan yang dapat dengan sekejap membunuh ribuan puyuh di kandang kita tanpa tersisa satu pun. Berikut ini beberapa jenis penyakit puyuh dan pencegahannya :

1.1.1        1. Radang usus (Quail enteritis)

Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul peradangan pada usus.
Gejala: puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berak yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul peradangan pada usus.
Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisahkan burung puyuh yang sehat dari yang terinfeksi.

1.1.2        2. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, puyuh yang mati segera dibakar/dibuang; (2) pisahkan puyuh yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.

1.1.3        3. Berak putih/kapur (Pullorum)


Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit menular.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.

1.1.4        4. Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam, menggigil kedinginan.
Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungan, menjaga litter tetap kering; (2) dengan tetra chlorine capsule diberikan melalui mulut; noxal, trisula zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox.

1.1.5        5. Cacar Unggas (Fowl Pox)
Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.
Gejala: timbul keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah. Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfeksi.

1.1.6        6. Quail Bronchitis
Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat menular.
Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

1.1.7        7. Aspergillosis
Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
Gejala: Puyuh mengalami gangguan pernafasan, pada mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

1.1.8        8. Cacingan
Penyebab: sanitasi yang buruk.
Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.
Pengendalian: menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.


1.1.9        9. Snot/Coryza
Snot/coryza adalah penyakit yang menyerang mata. Puyuh yang terserang matanya menjadi bengkak berlendir dan berwarna merah. Penyakit ini adalah penyakit utama puyuh yang dengan cepat menular. Karena sulit diobati, sebaiknya dilakukan pencegahan dengan menggunakan vaksin CRD/Coryza aktif atau in aktif. Jika beberapa puyuh kedapatan terjangkit penyakit tersebut, sebaiknya segera dibuang, walaupun sebernarnya masih bisa diobati dengan suntikan intensif tetapi mahal.

ALAMAT

LOKASI USAHA KAMI

KONTAK DATA ADMIN

BUTUH BANTUAN?

Silahkan Hubungi Kami


PT. ADJI NUGRAHA TEHNIK
Jl.Kp Gaga, RT 03, RW 09, Kel Semanan, Kec Kalideres Jakarta barat, Indonesia
Email : 90adjinugraha@gmail.com
Tlp : 087882208344
Wa : 087882208344
Pada dasarnya apa yang kami sampaikan itu benar adanya
Tapi jika anda butuh penjelasan lebih lanjut tentang bisnis kami, silahkan hubungi contact center kami, dengan senang hami kami melayani Hubungi Kami Sekarang .
PERHATIAN
Inilah waktu yang tepat untuk jasa cor logam yang anda cari selama ini PESAN SEKARANG


CHAT MELAYANG KANAN KIRI

Copyright

Design by Jasa Blog